RSS

MENGOKOHKAN AQIDAH DI ERA PERPECAHAN ISLAM

10 Mei

HAKEKAT PERPECAHAN ISLAM
Banyak hadits yang menjelaskan tentang perpecahan ummat islam diantaranya:
عن أبي عامر الهوزني عن معاوية بن أبي سفيان أنه قام فينا فقال ألا إن رسول الله صلى الله عليه و سلم قام فينا فقال “ألا إنّ من قبلكم من أهل الكتاب إفترقوا على ثنتين و سبعين ملة و إنّ من هذه الملة ستفترق على ثلاث و سبعين ثنتان و سبعون في النار و واحدة في الجنة و هي الجماعة “
Dari Abi Amir Al-Hauzanii dari Muawiyah bin Abi Sufyan bahwa dia berada ditengah-tengah kami, kemudian keduanya berkata, ingatlah Rosulullah SAW telah berada ditengah-tengah kami, kemudian beliau bersabda “Ingatlah! Sesungguhnya orang sebelum kalian dari ahli kitab, mereka terpecah menjadi 72 Millah, dan sesungguhnya Millah (ummat ini) akan terpecah menjadi 73 golongan, dan 72 golongan masuk neraka dan 1 golongan di surga, yaitu dia al-jamaah”

‘AL-JAMA’AH’ ADALAH:
أهل القران و الحديث و الفقه و العلم الذين اجتمعوا على إتباع أثاره صلى الله عليه و سلم في جميع الأحوال كلها و لم يبتدعوا بالتخريف و التعيير و لم يبدلوا بالأراء الفاسدة
“Ahlu Al-qur’an dan hadits, fiqih, ilmu yang mereka sepakat untuk mengikuti sunnah/atsarnya Rosulullah SAW, dalam semua keadaan dan mereka tidak melakukan bid’ah dengan penyimpangan (at-tahrif), perubahan (at-taghyir) dan mereka tidak mengganti (sunnah) dengan pendapat-pendapat (ara’) yang rusak” (‘AUNUL MA’BUD juz 10/hal 116).
ما أنا عليه و أصحابي (رواه بخاري و مسلم)
“Apa yang saya dan para sahabatku berada di atasnya” (HR. Bukhori Muslim)
Allah berfirman dalam surat Ali Imron 104 “
  •             
“ Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung”.

IMAM AT-THABARI MENAFSIRI AYAT INI:
“ولتكن منكم” أيها المؤمنون = “أمة” يقول : جماعة (1) = “يدعون” الناس = “إلى الخير” يعني إلى الإسلام و شرائعه التي شرعها الله لعباده (1) = “و يأمرون بالمعروف” يقول : يأمرون الناس بإتباع محمد صلى الله عليه و سلم و دينه الذي جاء به من عند الله (2) ” و ينهون عن المنكر” يعني و ينهون عن الكفر بالله و التكذيب بمحمد و بما جاء به من عند الله

“Dan hendaklah ada di antar kalian” hai orang-orang mukmin “ummat” yajni jamaah, “mereka menyeru” manusia, “kepada kebaikan” yakni kepada islam dan syariat-syariatnya yang Allah SWT mensyariatkan kepada hambaNya, “mereka memerintah denga kema’rufan” yakni mereka memerintah manusia untuk mengikuti Nabi Muhammad SAW dan agamanya yang telah dari sisi Allah SWT, “mereka mencegah dari kemungkaran” yakni mereka dari kufur kepada Allah dan pendustaan terhadap Nabi Muhammad dan apa yang dating dari sisi Allah SWT (Al-Qur’an dan Al-Hadits). (At-Thabari, Tafsir Jaami’ Al-Bayanb bii at-Ta’wiil Al-Qur’an juz 7 hal 90-91)

AHLUS SUNNAH WAL JAMAAH
Yang dimaksud jamaah dalam terminology syariat islam adalah Rosulullah, para sahabatnya, para tabi’in, dan semua generasi yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat.
Dengan demikian maka yang dimaksud ahlus sunnah wal jamaah sebagai kata majemuk adalah orang-orang yang mengikuti aqidah islam yang benar ,
Rasulullah SAW bersabda :
عليكم بسنتي و سنة الخلفاء الراشدين من بعدي عضوا عليه بالنواجد (رواه أحمد)
“hendaklah kamu berpegang teguh pada sunnahku dan sunnah para khalifah yang lurus sesudahku, gigitlah ia dengan gigi gerahammu”

AQIDAH-AQIDAH DI DUNIA :
Pada garis besarnya aqidah ada 2 macam yaitu:
Kelompok pertama yakni Aqidah Ruhiyah /Spiritual, adalah aqidah yang membahas tentang hubungan manusia dengan penciptanya, misalnya Nashrani, Kristen, Yahudi, agama ardli (hindu, budha dll) dan Islam.
Kelompok kedua yakni Aqidah Siyasiyah/Politik, adalah aqidah yang mengatur kehidupan dan interaksi manusia di dunia, yakni sosialisme-komunisme, kapitalisme-sekularisme dan islam. Pada aqidah kelompok pertama kecuali aqidah islam semuanya sesat. Aqidah kelompok kedua sosialisme-komunisme, kapitalisme-sekularisme, itu semua sesat.
Aqidah sosialisme-komunisme: Penganut ideologi ini mengingkari kalau alam ini diciptakan oleh Allah yang Maha Pencipta, agama dianggap sebagai candu yang meracuni masyarakat dan menghambat perkerjaan, dan yang mereka akui hanya kehidupan saja, dll.
Aqidah kapitalisme-sekularisme: yaitu pemisahan antara agama dari kehidupan. Idiologi ini menetapkan adanya pemeliharaan kebebasan (liberalism) bebas beraqidah, berpendapat, hak milik, dan kebebasan pribadi (berprilaku) dengan faham kebebasan Aqidah menyebabkan ummat islam mengacak-acak aqidah islam, bahkan dapat bergonta-ganti keyakinan dan agama (murtad). Sehingga menyebabkan menjamurnya aliran-aliran islam yang menyimpang dari ajaran islam yang sebenarnya.
Demokrasi yang dianut oleh idiologi ini, bahwa manusia berhak membuat peraturan hidupnya, oleh karena itu menurut keyakinan mereka , rakyat adalah sumber kekuasaan, rakyatlah yang membuat perundang-undangan (kedaulatan rakyat) padahal menurut ajaran islam kedaulatan / kekuasaan adalah di tangan Allah SWT.

BEBERAPA ALIRAN SESAT DI INDONESIA
Di dalam tulisan ini akan disampaikan 3 aliran sesat, yaitu : Agama Ahmadiyah, Lembaga dakwah islam Indonesia (LDII) dan Jaringan Islam Liberal (JIL)

Agama Ahmadiyah didirikan oleh MIRZA GHULAM AHMAD di India dan pokok-pokok ajarannya yang sesat adalah banyak sekali di antaranya adalah:
• Mirza Ghulam Ahmad mengaku dirinya Nabi dan Rasul utusan Tuhan.
• Dia mengaku menerima wahyu yang turun di India, dan dikumpulkan sehingga merupakan kitab suci dan diberi nama kitab suci TADZKIRAH, isi Tadzkirah memutar balikkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
• Tidak boleh bermakmum di belakang orang yang bukan Ahmadiyah, (dll)

Lembaga dakwah islam Indonesia adalah sebuah aliran sesat di Indonesia, dan ajaran sesatnya di antaranya adalah:
• Orang islam diluar kelompok mereka adalah kafir dan najis termasuk kedua orang tua sekalipun.
• Al-Qur’an dan Hadits yang boleh diterima adalah yang mankul (yang keluar dari mulut Imam/Amir mereka).
• Haram mengaji Al-Qur’an dan Hadits kecuali kepada Imam atau Amir mereka.
• Dosa bisa ditebuskepada sang Amir atau Imam, dan besarnya tebusan tergantung besar kecilnya dosa, sedang yang menentukannya adalah Imam atau Amir.
• Haram membagikan daging kurban atau zakat fitrah kepada orang islam di luar kelompok mereka.
• Perkawinan oleh PPN (Pembantu Pencatat Nikah) dianggap tidak sah. (dll)
Maka aliran sesat ini dilarang secara resmi di seluruh Indonesia berdasarkan surat keputusan jaksa agung
Ri.NO.KEP.08/D.A./10.197.Tgl,29 OKTOBER 1971.

Jaringa Islam Liberal (JIL) adalah orang-orangnya dikenal nyeleneh karena ajaran filsafat sudah mengakar di otak mereka dan mewarnai gaya berfikir mereka yang seringkali bertentangan dengan islam, bahkan faham dan ajarannya adalah: sekulerisme yaitu faham yang menganggap bahwa agama itu tidak ada urusan dengan dunia, Negara dan sebagaianya. Inklusifisme adalah faham yang menganggap agama kita dan agama orang lain posisinya sama, dan tidak boleh mengakui bahwa agama kita saja yang benar. Sedang Pluralisme adalah menganggap semua agam itu sejajar.

Beberapa keyakinan Jaringan Islam Liberal yang selalu nyeleneh yaitu:
• Al-Qur’an adalah makhluk sama seperti manusia, sehingga tidak layak untuk disyakralkan.
• Hadits tidak bisa dijadikan sandaran karena tidak melalui wahyu.
• Jihad Nabi untuk mencari zakat, jizyah, ghonimah dll.
• Semua agama sama karena memerintahkan kepada kebaikan.
• Tidak mengakui kalau peradilan adalah hukum syariat.
• Pemerintahan khulafa’ Rosyidin dianggap tidak agamis.

Faham-faham mereka itu nampak jelas bahwa itu semua adalah produk akal yang jauh dari bimbingan wahyu dan lebih terpengaruh dengan bisikan syetan yang menyesatkan manusia, dan pada tahun 2005 Majlis Ulama’ Indonesia (MUI) dengan tegas mengatakan, faham Pluralisme Agama bertentangan dengan ajaran islam dan haram bagi umat islam untuk menganut faham tersebut.

MENGOKOHKAN AQIDAH ISLAMIYAH
Orang muslim tidak bisa menjaga dan mengokohkan aqidah islamiyah dengan tenang, tentram, istiqomah selama system kehidupan yang diterapkan mengikuti sosialisme-komunisme, kapitlisme-sekulerisme-liberalisme-individualisme- demokratisme, system kehidupan ini dapat menyebabkan orang muslim beraqidah islamiyah secara siyasiyah (Politik Pengaturan Kehidupan) sehingga orang muslim jauh dari ketaatan dan kataqwaan kepada Allah SWT, bahkan dapat menyebabkan orang muslim murtad dari agama islam. Sedangkan upaya mengokohkan aqidah islamiyah dapat dilakukan oleh:
1. Individu, upaya ini dapat dilakukan orang muslim semangat memahami islam secara komprehensip dari sumber-sumber islam yang jelas, yakni Al-Qur’an, sunnah ijma’ shahabat dan qiyas syar’iah.
2. Kelompok/jamaah/gerakan membina dan mengkader dengan aqidah islamiyah yang benar dan hanya mendakwahkan islam dan syari’atnya, amar makruf nahi munkar dan melakukan pengoreksian terhadap Penguasa.
3. Negara, hanya agama yang berlandaskan aqidah islamiyah serta menerapkan syari’ah islamiyah yang dapat mengokohkan aqidah islamiyah, ketundukan terhadap syari’ah islamiyah, dan menerapkannya, serta menyatukan umat islam dalam wilayah satu. Negara seperti ini adalah khilafah islamiyah. Sebagaimana janji Allah SWT dalam Al-Qur’an surat An-Nur (24): 55.

اللهم ارحمنا بالقران – صدق الله العظيم

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 10, 2012 in BERITA

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: